Author Topic: Global Warming Semakin Memburuk?  (Read 169 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Fahira Nadiva Ernandi

  • Newbie
  • *
  • Posts: 6
  • Feedback: +0/-0
  • Nama Lengkap: Fahira Nadiva Ernandi
  • NIM: 17030224004
  • Kelas: FRD 2017
Global Warming Semakin Memburuk?
« on: February 15, 2019, 08:15:40 PM »
Pemanasan global atau yang biasa kita sebut global warming adalah meningkatnya temperatur rata-rata di atmosfer, laut dan daratan bumi yang kemudian mempengaruhi perubahan suhu, tekanan udara, angin, curah hujan dan kelembaban. Menurut laporan Intergovernmental on Panel Climate Change (IPCC) suhu global rata-rata meningkat dengan laju 0,3 0C per dasawarsa. Diperkirakan pada 2030 hingga 2050 suhu global rata-rata naik menjadi 1,50 sampai 4,5 0C.  Kenaikan suhu global ini disebabkan oleh radiasi sinar matahari yang tidak merata, radiasi sinar matahari yang masuk ke bumi tidak dapat keluar lagi Karena tertahan gas rumah kaca, sehingga radiasi tersebut memantul kembali ke permukaan bumi dan begitu seterusnya. Kenaikan suhu global juga dapat menyebabkan kebakaran hutan sehingga hutan menjadi gosong(benda hitam). Dalam kejadian ini kebakatan hutan bukan menjadi pertanda selesai suatu masalah, justru memperburuk suhu global, karena kebakaran hutan yang menyebabkan batang pohon menjadi hitam menyebabkan radiasi pada sekitar daerah tersebut semakin panas, karena adanya radiasi pada benda hitam. Radiasi benda hitam adalah sebuah radiasi elektromagnetik termal yang terjadi di dalam atau di sekitar benda dalam keadaan kesetimbangan termodinamika dengan lingkungannya atau saat ada proses pelepasan dari benda hitam tersebut.
Radiasi benda hitam ini tidak dapat kita lihat, namun dapat kita rasakan, benda hitam (batang yang terbakar) yang lebih panas akan memancarakan lebih banyak radiasi yang memenuhi seluruh panjang gelombang. Spektrum benda hitam bersifat tetap dan memiliki puncak pada panjang gelombang tertentu. Puncak kurva benda hitam pada sebuah spektrum bergerak ke panjang gelombang yang lebih pendek untuk benda yang lebih panas. Benda hitam yang lebih panas, panjang gelombangnya akan lebih biru daripada pancaran puncaknya. Daya per satuan luas yang dikeluarkan dari radiasi benda hitam sebanding dengan pangkat 4 suhu absolutnya, seperti yang diterangkan pada hukum stefan-boltzmann. Sehingga semakin besar daya radiasi tiap satuan luasnya maka semakin tinggi suhu yang diserap benda tersebut, sehingga suhu disekitar benda tersebut akan semakin panas. Jadi semakin banyaknya gas rumah kaca berdampak radiasi sinar matahari yang tidak dapat keluar dan terperangkap dalam atmosfer dan dapat menyebabkan kebakaran hutan yang justru memperburuk keadaan karena semakin meningkatnya radiasi karena adanya benda hitam (pohon yang terbakar).